Begitu tiba di taman, Echa memejamkan mata dan menarik napas dalam-dalam. Senyum manis terkembang lebar di bibirnya. “Lo ngapain, Cha? Lagi syuting iklan? Kok pose lo kayak gitu?” Mata Echa langsung terbuka mendengar suara yang amat dikenalnya itu. Dengan sinis, Echa melirik Evan yang entah sejak kapan berada di hadapannya. Sejak awal pertemuan mereka, Evan tak henti-hentinya mengganggu hid…